How to Survive in Japan – Bagian Kedua

banner3.jpg

Sebelum masuk ke dalam poin-poin inti, saya ingin minta maaf karena keterlambatan postingan ini. Lebih dari tiga bulan tentu bukan waktu yang sebentar, ya. Sekali lagi maafkan saya karena baru menengok blog yang sudah dihiasi sarang laba-laba.

Well, back to the point. Setelah di artikel sebelumnya saya sudah kasih kiat-kiat persiapan apa saja yang harus dilakukan, sesuai janji dalam artikel ini saya akan membagi kiat-kiat untuk survive ketika kamu sudah sampai di Jepang. So, check this out!

Mulailah Mencintai Hotel Kapsul dan Dormitory

yuntango-hotel capsule.jpg

Dormitory tempat saya menginap

yuntango-bertemu teman baru.jpg

Bertemu teman-teman baru

Hotel Kapsul dan Dormitory merupakan pilihan akomodasi yang ekonomis. Ukuran yang minimalis mungkin memang membuat privasi kamu terbatas. Namun, hal ini tidak membatasi ruang kamu untuk bersosisalisasi dengan para penghuni lainnya.

Lakukan Hotel Tour

Kenapa hal ini wajib kamu lakukan? Biasanya, kita terlalu asik jalan-jalan ke luar sampai lupa fasilitas apa saja yang disediakan oleh hotel tempat kita menginap. Sehingga ketika saatnya pulang, kita baru tahu ternyata hotel tempat kita menginap punya berbagai macam fasilitas yang kita butuhkan seperti microwave, dry room, loker, serta laundry pakaian. Maka dari itu, lakukanlah hotel tour meskipun hotel yang kamu tempati bukan termasuk hotel besar.

Beli Air di Vending Machine

Salah satu surga dunia bagi saya ketika melancong ke negeri sakura ini adalah menemukan air mineral murah. Dan sejauh yang saya temui, air minum termurah adalah air minum yang dijual lewat vending machine.

Harga air mineral di Jepang yang dijual di minimarket/supermarket sesuai dengan pengalaman saya kemarin paling murah adalah 100 yen. Tapi jika kamu rajin memeriksa vending machine, kamu akan menemukan air mineral dengan harga 50 yen, lho.

Beli Makanan di Kombini

Jika kamu termasuk pejalan dengan budget tidak banyak, ada baiknya membeli makanan di kombini alias minimarket. Di Jepang, kombini tersebar di mana-mana dan banyak macamnya mulai dari seven eleven, family mart hingga minimarket kecil di pojok stasiun.

Untuk makanannya, nggak usah khawatir. Kamu bisa makan onigiri atau bento dengan harga terjangkau dengan pilihan yang beragam.

Cari Makanan Diskon di Supermarket

Selain membeli makanan di kombini, kamu juga bisa menekan biaya makan dengan strategi ini. Jika kamu mau makan yang lebih enak dan banyak, kamu bisa mampir ke supermarket dan pilih makanan fresh yang ada di showcase. Biasanya jika sudah sore menjelang malam, makanan fresh seperti sushi atau pun bento mendapat potongan harga yang lumayan.

Pilih Tempat Wisata yang Gratis

Meski terkenal dengan biaya hidup yang mahal, tetapi Jepang masih punya destinasi wisata yang gratis. Sebut saja Kuil Meiji, Kuil Gotokuji dan Surga Kucing, Yurakucho di Tokyo, Dotonbori, Namba Park di Osaka, Arashiyama, Kuil Fushimi Inari Taisha di Kyoto.

Jadi, perjalanan kamu mengunjungi negeri sakura nggak terlalu menyedihkan karena punya budget pas-pasan. Karena semahal apa pun biaya hidup di suatu negara, pasti tetap ada celah untuk hidup murah dan hemat. Percaya deh!

Nah, itu dia tips-tips survive melancong ke Jepang dengan budget pas-pasan. Sekarang masih mau bilang kalo ke Jepang itu mahal banget?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s