Manusia yang Dinamis

Manusia itu dinamis. Berubah setiap saat, dan itu pasti.

Manusia yang lima tahun berikrar tidak menyukai anak kecil, suatu ketika bisa sangat menikmati waktu bersama anak kecil yang baru saja dikenalnya belum ada satu hari. Padahal, ia hanya terlibat dalam aktivitas sederhana seperti menggambar, melipatkan burung-burung kertas, dan sedikit berdongeng. Namun, ia merasa seperti menemukan sumber kebahagian baru dari sana.

“It’s kinda her small achievement.”

Manusia itu dinamis. Berubah setiap saat, dan itu pasti.

Dan ia juga sadar bahwa setiap dinamika kehidupan, pasti tak luput dari peran lingkungan. Berada di sekitar penjual minyak wangi bisa membuat kau terpapar harumnya. Sebaliknya, berada di sekitar penjual ikan bisa membuat kau terpapar bau amisnya. Untuk itu, pandai-pandailah memilih lingkunganmu.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s